Pelatihan Penjamah Makanan SPPG Bulu Pabbulu Tempe #012 Oleh Yayasan Formasita Bekerja Sama Dengan Badan Gizi Nasional Kab. Wajo

Rani
2 Apr 2026 13:39
Headline News 0 73
2 menit membaca

 

Banner Promosi WiFi

Wajo, Nurani-News.com— Yayasan Formasita bekerja sama dengan Dapur Badan Gizi Nasional melaksanakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi penjamah pangan di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Bulu Pabbulu Tempe #012 Bertempat di Hotel Grand Puspa pada Kamis 2/4/2026.
Melibatkan berbagai narasumber yang kompeten.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh,
Kepala Dinas Kesehatan Kab.Wajo DR.drg.Hj.Armin AR, M.Kes.
dan ⁠Koordinator Wilayah BGN Kab.Wajo, Andi Nur Ana Raya , Serta
Pembina Yayasan Formasita Andries Riesfandhy, S.IP., M.Si.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu, keamanan, dan kelayakan konsumsi makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para penjamah pangan agar mampu menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara konsisten pada setiap tahapan pengolahan makanan. Dengan penerapan yang tepat, risiko terjadinya keracunan makanan dan penyakit bawaan pangan dapat diminimalkan.

banner 1080x1080

Pada acara pelatihan ini peserta memperoleh materi mengenai berbagai potensi bahaya pangan, meliputi bahaya biologis, kimia, dan fisik, beserta langkah-langkah pencegahannya. Materi yang disampaikan mencakup praktik cuci tangan yang benar, penggunaan alat pelindung diri seperti celemek dan penutup kepala, pengendalian suhu penyimpanan bahan makanan, serta teknik memasak yang memastikan makanan matang sempurna dan aman dikonsumsi. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapur, peralatan masak, serta penerapan prosedur pembersihan dan desinfeksi sesuai standar.

Metode pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.
Pelaksanaan pelatihan ini juga merupakan syarat untuk memperoleh Sertifikat sebagai bekal relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Melalui pelatihan ini, diharapkan terbentuk budaya kerja yang mengutamakan keamanan dan kualitas pangan. Penjamah pangan di SPPG diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan konsumen sekaligus mendukung upaya peningkatan status gizi masyarakat secara berkelanjutan.
(Rani)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x